Selamat tinggal. Sebuah ungkapan yang tidak mnyenangkan, dan terasa mengganjalkan sesuatu ketika diucapkan. Yang mendapat ucapanpun akan mengerutkan dahi atau mensayukan matanya tanda perihatin terhadap kata ini. Orang akan lebih senang mengucapkan kata sampai jumpa lagi dibandingkan dengan kata selamat tinggal.
Sekian lama bergelut dengan dunia entertaiment, dikejar deadline, audisi, shooting dan seabreg istilah lainnya yang tak pernah dikenal ketika masih duduk di bangku kuliah. Akan segera menjadi kenangan indah di esok hari. Pak Parman (owner), Pak Alam (sutradara), Mbak Ning , Mbak 3_c1, enezz07, Mas Hendra dan sederet crew juga artis di belakangnya akan menjadi wajah-wajah yang sangat dirindukan. Gelak tawa, canda ria, suka cita yang selama ini kita bagi rata akan sangat jarang kembali di cicipi.
Ucapan ini bukanlah berakhirnya sebuah pertemanan atau terputusnya silaturrahmi, walau harus di akui ini adalah sebuah keputusan yang berani. Ini adalah sebuah re-fresh dari rutinitas menahun yang selama ini terjadi. Ijinkan aku untuk tetap mengucapkan selamat tinggal.
Besok. Sebuah langkah baru akan mengawali segalanya. Suasana baru, rekan kerja baru, dan tantangan yang juga baru. Dari sebuah PH di Jakarta (bag. keuangan) berlabuh ke Tranportasi di Bekasi (bag. IT). Sementara ilmu Biologi tercecer bertahun-tahun di telan jaman. Untuk sekedar mengintip mikroskop-pun sekarang butuh waktu untuk belajar lagi dari awal. Hidup memang penuh dengan kejutan.