Minggu, 05 April 2009

No. HP.

nokia-5700-xpressmusic


Ini cerita tentang pengalaman di tempat kerja yang baru. Tentang teman-teman sekantor yang semuanya cowok, (habis sekretaris bos yang baru belum ada gantinya tuh....), juga para driver yang ngak ada ceweknya. Kecuali driver Busway, aku belum pernah nemu driver cewek untuk Build Up dan Tronton... ada yang minatkah..???


Nah, dalam rangka efisiensi, maka ada kebijakan dari manajemen untuk menggunakan HP CDMA. Bagi yang kadung menggunakan GSM maka akan mendapatkan pengantian ongkos pulsa sebesar 150 ribu perbulan, selebihnya tanggung sendiri.


Karena No. GSM ku sudah terlanjur menyebar ke seantero JABOTABEK, maka aku ambil mosi kedua saja dibandingkan harus ganti No. ke CDMA. Sekaligus biar tetap bisa inetan pake 3G, kalau pake akses kantor nggak enak sama yang lain... he...he....he....


Nah, ceritanya ada driver yang baru saja ngalami sengolan dengan mobil tiga perempat. (Namanya ke senggol Tronton, walaupun kesenggolnya dikit tetap saja gak enak..kan..???). Sang Driver datang ke kantor untuk bikin berita acara. Setelah selesai urusan berita acaranya kami ngobrol ngalor-ngidul, sampai akhirnya ngebahas masalah No. Hp. baru CDMA yang di dapat para driver.


"No. HP. saya ini penuh keberuntungan loh, pak karena no. nya hoki banget..."


"Emangnya, No. HP. bisa bikin beruntung..???" tanyaku pada sang driver.


"Oh, jelas dong pak. No.HP. saya ini kalau dijumlahkan maka hasil akhirnya adalah sembilan. Nah, angka sembilan itu adalah angka ke beruntungan..." kata sang supir meyakinkan.


"Masa, sih...???" tanyaku pengin tahu.


"Sekarang, nomor HP. bapak berapa..??? saya hitung deh, pak. No. keberuntungan apa bukan"


"Oke. No. Hpku. 0814-1019 5891. " (ini asli no hp 3g  kenuzi50, kalau gak percaya silahkan miss call... he..he.....).


"Waduh, pak ini No. HP. "jebot" nih. Nilainya O pak, lebih baik bapak ganti No. HP. biar lebih sukses lagi" . Nasehat pak driver.


Aku, tersenyum saja dengar ramalan pak driver sambil berbisik di telingganya.


"Yang nyenggol mobil tuh bapak, bukan aku. Jadi No. HP. bapak saja yang di ganti..." bisikku, sambil berlalu ke arah kantin. Waktu makan siang telah tiba.


(Aku merasa beruntung punya No. HP. 3g sekarang ini, bisa mengenal teman, sahabat, saudara dan bidadari di WP.... bagiku Allah-lah yang menentukan segalanya, sebagai manusia kita hanya wajib berusaha. Apa yang akan terjadi besok hari, terjadilah.....)

Kamis, 26 Maret 2009

Kuminta Separuh Hatiku

patah-hati



senandung cinta itu kembali mengalun, mengetuk lagi pintu hati yang telah lama berkarat. lewat angin senja, kau hembuskan kenangan lama, kau bangunkan rindu dari mati suri yang membelengu.


disepanjang pantai kenangan, langkah kebersamaan kita telah lama terhapus ombak.  cita kita telah lama menjadi elegi, meregang dawai hati yang terputus, menyisakan perih.


wajahmu adalah gambaran manik mutu manikam, mutiara belahan jiwa. hatimu adalah laksana sembilu penyisir luka, yang membuat hati tak sekedar berduka, tapi berdarah sekaligus bernanah.


tapi mengapa rasa itu tetap tertaut padamu, walau raga tak mungkin termiliki. mungkin karena kau lupa mengembalikan separuh hati yang dulu ku titipkan.


ijinkan aku meminta separuh hati yang dulu kupersembahkan, agar rindu tak lagi memburu, agar luka tak lagi menganga.


titipkan hatiku pada burung yang terbang tinggi, pada ombak yang bergemuruh, pada angin yang berhembus, pada rumput yang bergoyang, pada padi yang menguning, pada jejak kaki di pantai, pada tingginya gunung, pada semua tempat yang pernah kita singgahi dan jadi kenangan.

Rabu, 25 Maret 2009

Catatan Kecil Buat Bunda

image678


Bunda,


Sekian lama menerima kasih bunda yang tak berbatas dan tak berujung, adalah anugerah yang tak terhingga bagi ananda. Ketika di timang, ketika di manja sampai akhirnya menjadi dewasa dan jauh dari bunda, bunda tak pernah pergi dari sudut hati yang paling dalam.


Bunda,


Setelah ayahanda berpulang, bunda tetap tegar menjalani hidup. Tetap konsisten membina jemaah, tetap tersenyum dalam perjuangan. Ananda ingat pesan bunda ketika ayahanda hendak di kebumikan, "air mata yang mengalir karena kehilangan orang yang tercinta adalah wajar, tapi jangan sampai kita membebani kepergiannya. Ayahanda telah berada disisiNya, perbanyaklah do'a dan menjadilah anak yang shaleh dan shalehah".


Bunda,


Dalam perjalanan hidup penuh kesendirian, tidak membuat bunda merasa kesepian. Jam tiga pagi bunda telah bersujud dalam tahajud, pagi belum menjelang bunda sudah menyiapkan nasi kuning yang dikemas dalam plastik untuk bunda jual di koperasi sekolah, menyiapkan sarapan untuk cucu-cucu juga menjadi kebanggaan bagi bunda dan dengan sekantong belanjaan bunda berangkat ke sekolah untuk mengajar anak-anak SMP Negeri Sukaraja.


Bunda,


Usia bunda sudah tidak muda lagi. Masa pensiunpun kini bunda alami. Tapi tak pernah membuat bunda meratapi diri. Aktifitas bunda malah semakin bertambah, mulai dari Bandung, Jakarta dan kembali ke Sukabumi. Energi yang bunda miliki seakan tak pernah habis terkuras.


Bunda,


Beberapa bulan yang lalu ketika sang cucu dari Bekasi berulang tahun, bunda datang dengan membawa kue black forest kesukaan Wardah. Bunda juga membawa berita kalau bunda sudah terdaftar sebagai caleg di Sukabumi. Seharusnya ananda yang menerima tongkat estafet ayahanda menjadi seorang politikus, tapi entah kenapa sampai sekarang ananda belum juga merasa siap mengemban amanah rakyat. Ananda akui kalau ananda adalah pendiri salah satu partai di Kab. Bekasi, tapi niat ananda ikhlas tak pernah punya ambisi untuk duduk di Dewan Legislatif, sehingga dengan berbagai cara ananda menolak dukungan teman-teman partai untuk jadi calon legislator.


Bunda,


Bunda pasti paham mengapa partai kita berbeda, walau sama-sama berazaskan Islam. Gambar bendera ananda "Matahari Merah", sementara bunda tetap konsisten dengan gambar "Qiblat", ananda membentuk poros "Perubahan" sementara bunda membentuk poros "Segitiga Emas". Aspirasi politik kita bertolak belakang, namun bunda tetap ada di sudut hati ananda yang paling dalam dan tak pernah luntur.


Bunda,


Tanggal 9 April nanti, ananda berdo'a yang terbaik buat bunda. Bila maslahat bagi umat semoga bunda menjadi anggota legislator, tapi andai terdapat banyak mudharat, lebih baik bunda menjadi guru ngaji seperti yang selama ini bunda jalani.


Bunda,


Andaikan betul bunda mendapat kepercayaan jemaah untuk mengemban amanah rakyat, jaga amanah itu bunda. Agar anak dan cucu bunda semakin bangga dengan bunda. Agar para jemaah semakin merasa yakin dan mencintai bunda.


Bunda,


Ijinkan ananda mencium kakimu....